Category Archive Blog

ByNikisae Elevator

Sistem pengaturan group control pada Lift/Elevator

Secara umum kwalitas pelayanan lift didalam gedung sering diukur dengan Average Waiting Time (AWT).Untuk mengatur dan mendapatkan kwalitas pelayanan yang baik diperlukan beberapa lift dalam suatu gedung yang diatur oleh suatu system pengaturan yang disebut “GROUP CONTROL”, yaitu : suatu system yang mengatur respond masing-masing lift pada panggilan dari luar (loby).

Jenis pengaturan tersebut dapat dikelompokan menjadi:

  1. Selective Collective : adalah control pada masing-masing lift, dimana lift dapat melayani panggilan penumpang dari luar (hall call) yang mempunyai arah yang sama dengan arah jalan lift saat itu (missal : pada saat naik, lift melayani semua panggilan pada yang kearah naik, sedang panggilan arah turun akan dilayani kemudian pada saat lift tersebut berjalan pada arah turun).
  2. Down/ Up Collective : adalah control pada lift (beberapa lift), dimana lift tersebut hanya melayani panggilan pada arah tertentu (down collective, melayani pada arah turun, sedangkan arah naik tidak dilayani kecuali pada lantai utama (main loby) saja.
  3. Duplex : adalah control pada 2 (dua) buah lift, dimana panggilan luar hanya dilayani oleh salah satu lift (kecuali di main loby).
  4. Command : adalah control pada 3 (tiga) atau lebih lift, dimana panggilan luar hanya dilayani oleh salah satu lift (kecuali di main loby).

Perlu diketahui bahwa ilmu tentang pelayanan lift dalam gedung ( traffic analysis) sudah merupakan ilmu tersendiri yang dikembangkan oleh para pakar lift dan tidak diajarkan pada pendidikan manapun. Dan untuk mendapatkan perhitungan AWT dari lift didalam gedung dapat ditanyakan pada supplier lift yang bersangkutan.

ByNikisae Elevator

4 fakta unik tentang Lift yang belum banyak diketahui orang

passenger liftPesawat Lift/ Elevator adalah merupakan pesawat yang unik “Kenapa begitu”?

  1. Karena pesawat Lift/ Elevator merupakan salah satu pesawat transportasi orang atau barang yang pada saat pengoperasianya tidak (atau bahkan tidak dapat) dioperasikan langsung oleh manusia.
  2. Penumpang pesawat lift adalah penumpang yang mau tidak mau mempercayakan (keselamatanya) sepenuhnya pada kehandalan system dari pesawat tersebut.
  3. Pesawat lift adalah salah satu pesawat yang selama hidupnya berhubungan langsung dengan berbagai kondisi lingkungan dan persyaratan tehnik yang berada dilingkunganya.
  4. Pesawat lift adalah salah satu pesawat yang sepanjang hidupnya berhubungan langsung dipengaruhi secara langsung oleh perkembangan teknologi yang dipergunakanya (terutama pada system control). Untuk itu pemahaman dan penguasaan akan perkembangan teknologi pada komponen (modifikasi dan upgrade) yang dipakai harus diawasi dan dikuasai secara seksama sesuai dengan perkembangan teknologi yang dipergunakan.

Oleh Karena itu sudah merupakan keharusan bagi pengelola gedung untuk selalu memastikan bahwa pesawat lift yang dipakai harus dapat beroperasi dengan AMAN, BAIK DAN NYAMAN.

ByNikisae Elevator

Automatic Rescue Device atau ARD

ARDARD adalah alat option yang akhir-akhir ini sangat populer dan dianjurkan oleh para perencana bangunan untuk dipasang pada lift sehubungan sumber tenaga listrik (PLN) seringkali tiba-tiba putus, menyebabkan lift macet. ARD berguna terutama untuk rumah sakit dan apartement.

Bagi gedung-gedung yang mempunyai emergency Genset (Diesel Generator), ARD tidak perlu dipasang pada lift, lebih-lebih jika pada
Diesel Generator dipasang Autostater.

Sebenarnya semua lift yang macet dapat diengkol secara manual oleh seorang mekanik yang khusus telah dilatih, untuk menolong penumpang keluar dari dalam lift yang macaet.

ARD harus menggerakkan 3 macam alat pada lift secara otomatis yaitu:

1. Motor penarik lift biasanya motor induksi (3 phase 380V) dengan kecepatan kira-kira sama dengan kecepatan inspection speed atau lebih rendah dari 20m/m.
2. Motor penggerak pintu (AC/ DC), membuka pintu setelah lift tiba dilantai terdekat.
3. Elektromagnetic pembuka rem (DC 110V), sebelum kereta/ motor digerakkan.

Cara Kerja ARD:
Begitu sumber tenaga listrik (PLN) putus/ black-out, ARD mulai bekerja mengambil alih tugas lift controller, dengan mengeluarka arus searah (DC) dari simpanan (stand by) cell batteries melalui static frequency converter, menggerakkan motor lift, biasanya arah kebawah (kereta berisi penumpang).

Jika kereta kosong, maka “load-sensing” memerintahkan arah kereta keatas. Gerakan kereta hanya sampai lantai terdekat saja dan kemudian pintu lift membuka, maka kerja ARD selesai. Tugas kontrol dikembalikan kepada lift controller.

Stand by battery jumlahnya tergantung dari rate power motor lift. Sebagai contoj lift kapasitas 17 orang motor 18,5kw dipakai battery 12 Ampere-Hour.

Jika sumber tenaga listrik pulih, maka battery secara otomatis diisi kembali dan dalam wakti ½ jam siap dapat bekerja kembali, jika sumber listrik putus lagi.

[table id=7 /]

ByNikisae Elevator

Kisaran Daftar Harga Lift penumpang terbaru

 

lift penumpang

Memasuki era pasar global seperti sekarang ini untuk mencari lift penumpang sangat mudah. Banyak sekali merk lift penumpang, baik brand lama maupun brand baru bermunculan. Kita mungkin terbiasa mendengar brand-brand lama seperti Otis, Mitsubishi, Hyundai, Sigma, Hitachi, Fujitech, Fuji, Kone, Schindler, dan lain sebagainya. Tapi saat ini, banyak sekali brand-brand baru bermunculan, seperti Modern fuji, Sword, Forks, Jonhson, Kasper elevator, Diao, dan masih banyak lagi.

Mendengar lift/elevator dengan merk/brand baru mungkin telinga kita terasa asing dan agak aneh. Tapi sebenarnya mereka bukanlah baru dibidang lift/elevator. Mereka sudah memiliki pengalaman puluhan tahun dibidang lift, hanya saja mereka belum merambah ke pasar asia tenggara. Dan baru beberapa tahun belakangan ini mereka merambah ke asia tenggara terutama Indonesia.

Contohnya, Kasper Elevator bukanlah merk baru dibidang lift, mereka sudah berpengalaman 70 tahun dibidang lift di Benua Eropa tepatnya di Jerman dan saat ini mulai merambah pasar asia tenggara. Dengan pengalamannya 70 tahun dibidang teknologi lift, kualitas produksinya tentu tidak diragukan lagi apalagi produknya sudah dilengkapi dengan sertifikat yang berstandard Eropa .

Mereka menawarkan berbagai model, tipe dan ukuran lift/elevator dengan kualitas grade A. Berbagai keunggulan teknologi, desain yang cantik dan elegan dengan berbagai bahan material yang bisa dipilih. Walaupun dengan berbagai keunggulan teknologi dan desain-desain yang elegan yang ditawarkan namun memiliki harga yang kompetitif dan tidak mengurangi faktor kualitas, keamanan dan keselamatan penumpang lift tetap menjadi prioritas utama.

Perkiraan Daftar Harga Lift penumpang/ passenger lift bervariasi, berikut ini kami berikan estimasi harga lift penumpang, yaitu:

1. Harga Lift penumpang kapasitas 450 kg untuk 6 Orang,
– Tinggi 5 Lantai
– Bahan Stainless Steel Hairline
– Harga unit Lift penumpang sekitar Rp. 330.000.000

2. Harga Lift penumpang kapasitas 630 kg untuk 8 Orang,
– Tinggi 5 lantai
– Bahan Stainless Steel Hairline
– Harga unit Lift Penumpang sekitar Rp. 350.000.000

3. Harga Lift penumpang Kapasitas 800 kg untuk 10 Orang ,
– Tinggi 5 lantai
– Bahan Stainless Steel Hairline
– Harga unit Lift Penumpang sekitar Rp. 390.000.000

4. Harga Lift penumpang kapasitas 1000 kg untuk 13 Orang,
– Tinggi 5 lantai
– Bahan Stainless Steel Hairline
– Harga unit Lift Penumpang sekitar Rp. 430.000.000

Harga diatas hanyalah estimasi, untuk lebih jelas dan detailnya silahkan menghubungi kami:

PT. NIKISAE TORINDO PERDANA

Head Office : Jalan Bhayangkara Pusdiklantas No.73,
Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan
Bantten – Indonesia 15324

Senin ~ Jumat : 08.00wib-17.00wib
Contact Person : Edy Purwanto
Mobile Phone :  +62 812 8836 9098
WhatsApp: +62 812 8836 9098

Brand Office : Perum Permata Garden Ngaliyan
Kav. 56, Rt: 09 / Rw: III, Kel. Wates,
Kec. Ngaliyan Kota Semarang – Indonesia

Contact Person : Basuki
Mobile Phone :  +62 853 2957 1690
WhatsApp : +62 853 2957 1690

ByNikisae Elevator

Spesifikasi Standar Ukuran Lift Penumpang

 

ift penumpang-passenger lift

Berbagai merk Lift penumpang banyak dijual dipasaran, baik itu lift lokal maupun lift import. seperti Otis, Mitsubishi, Hyundai, Sigma, Hitachi, Fujitech, Fuji Kone, Schindler, dan lain sebagainya. Selain merk-merk lift yang sebutkan tadi ada juga merk lift yang mungkin terasa baru kita dengar tapi sebenarnya bukan merk baru tapi baru memasuki pasar di Indonesia, seperti Sword, Volks, Jonhson, Kasper elevator, Diao, dan masih banyak lagi. Pada umumnya lift penumpang banyak digunakan di pusat perkantoran dan bisnis, hotel, mall, swalayan, apartemen, kondominium, rumah sakit, ruko dan lain sebagainya.

Tersedia berbagai macam model, tipe dan ukuran lift penumpang dan bahan material finishing lift dari yang standar berbahan stainless steel hairline hingga yang berbahan titanium etching. Dan harga masing-masing bahan finishing tidak terpaut jauh, relatif murah.

Dengan banyaknya pilihan model tipe dan ukuran lift penumpang dan berbagai pilihan bahan material finishing lift memungkinkan anda memiliki banyak pilihan yang bisa anda pertimbangan untuk menyesuaikan interior finishing di kantor Anda agar terlihat elegan dan cantik. Bahan finishing semua menggunakan standar 304 untuk stainless steel hairline maupun stainless mirror. Jadi mempunyai kualitas tinggi dan sangat terjamin.

Kami akan sangat senang jika kami bisa memberikan solusi akan kebutuhan lift penumpang/passenger lift di gedung Bapak/ Ibu. Kami menyediakan produk lift yang berkualitas tinggi dan terjamin kehandalanya karena kepuasan pelanggan adalah tujuan utama kami. Kami akan senantiasa menjamin mutu produksi kami mulai dari kapasitas, kualitas baik itu interior maupun exterior serta after sales-nya.

Dalam memberikan layanan yang handal dan bermutu, kami saat ini membuka kesempatan kepada anda yang ingin menggunakan jasa kami dalam rangka memasang dan melakukan instalasi lift di tempat anda. Selain itu kami juga memberikan layanan kepada anda dalam ketersediaan spare parts yang handal dan juga bermutu.

Spesifikasi standar ukuran konstruksi lift penumpang:

UKURAN LIFT PENUMPANG

Jika anda membutuhkan penjelasan tentang lift penumpang/passenger lift, silahkan hubungi kami sekarang:

PT. NIKISAE TORINDO PERDANA

Head Office : Jalan Bhayangkara Pusdiklantas No.73,
Paku Jaya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan
Bantten – Indonesia 15324

Senin ~ Jumat : 08.00wib-17.00wib
Contact Person : Edy Purwanto
Mobile Phone :  +62 812 8836 9098
WhatsApp: +62 812 8836 9098

Brand Office : Perum Permata Garden Ngaliyan
Kav. 56, Rt: 09 / Rw: III, Kel. Wates,
Kec. Ngaliyan Kota Semarang – Indonesia

Contact Person : Basuki
Mobile Phone :  +62 853 2957 1690
WhatsApp : +62 853 2957 1690

ByNikisae Elevator

Yang harus disiapkan sebelum pasang lift/elevator – bagian 2

passenger elevator_harga lift

Lajutan….“Yang harus disiapkan sebelum pasang lift/elevator – bagian 1”

B. Ruang Luncur

  1. Bangunan ruang luncur harus dibuat dari bahan yang cukup kuat, tahan api dan tertutup rapat mulai dari lekuk dasar sampai kebagian teratas (langit-langit) dari ruang luncur.
  2. Bangunan ruang luncur harus langsung didukung oleh pondasi tanah. Jika tidak, maka bobot imbang harus dilengkapi dengan pesawat pengaman, sama halnya dengan kereta.
  3. Pada bagian ruang luncur ekspres harus dipasang pintu-pintu darurat pada tiap-tiap jarak 12 meter, atau tiap-tiap 3 lantai.
  4. Didalam ruang luncur dilarang memasang peralatan apapun yang bukan merupakan bagian dari instalasi lift.
  5. Di bagian atas ruang luncur dilarang harus terdapat ruang bebas paling sedikit 60 (enam puluh) cm, antara bagian teratas kontruksi kereta dan langit-langit sewaktu bobot imbang menekan penuh penyangga.
  6. Apabila di dalam ruang luncur dipasang instalasi listrik, mka harus memenuhi persyaratan PUIL.
  7. Bobot imbang (counterweight) harus dapat bergerak dengan lancar mengikuti rel pemandu yang kokoh.
  8. Apabila bobot imbang terdiri dari potongan atau balok-balok logam, maka satu sama lain harus diikat paling sedikit dengan dua buah baut, sehingga merupakan satu kesatuan yang kuat dan aman.
  9. Rel-rel pemandu harus cukup kuat untuk menahan tekanan akibat pesawat pengaman kereta saat bekerja.
  10. Rel-rel pemandu untuk kereta dan bobot imbang harus terbuat dari baja dan konstruksi kaku, kecuali rel untuk lift pelayanan (dumbwaiter) dan lift yang kecepatannya tidak melebihi 30 m per menit.
  11. Rel-rel pemandu lift berkecepatan tidak melebihi 30 m/m dan digunakan di tempat-tempat kerja yang menyimpan dan/atau mengolah bahan-bahan kimia atau bahan-bahan yang mudah meledak, dapat digunakan bahan bukan logam, diantaranya kayu.
  12. Rel-rel pemandu harus tetap lurus dan vertikal. Cara pemeriksaan rel-rel dapat dilakukan dengan pemandangan mata visual atau alat lainnya.
  13. Baut-baut angker pengikat braket harus tertanam dengan kuat pada dinding dan tiap-tiap baut braket harus diperiksa satu demi satu.
  14. Kereta dan bobot imbang yang menggunakan sepatu luncur, rel pemandu harus dilunasi agar jalannya kereta dan bobot imbang tidak terhambat atau tersendat.

C. Lekuk Dasar (Pit)

  1. Di bagian lekuk dasar harus terdapat ruang bebas paling sedikit 60 (enam puluh) cm, antara lantai bawah dan bagian terbawah dari konstruksi kereta sewaktu kereta menekan penuh penyangga.
  2. Lekuk dasar dilarang untuk menyimpan atau menaruh barang apapun dan selalu dalam keadaan bersih dan kering.
  3. Dalam lekuk dasar harus dipasang lampu penerangan dengan stop kontak dan tangga monyet pasangan permanen. Tangga permanen tidak boleh licin dan pegangan tangga menonjol ke atas sampai kira-kira 30 cm di atas permukaan lantai. Tangga tersebut diharuskan untuk kedalaman lekuk dasar lebih dari 1.2 meter.
  4. Untuk kedalaman lekuk dasar lebih kecil dari 1.20 meter tidak diharuskan memasang tangga permanen. Hanya orang yang kompeten dan terlatih saja yang boleh masuk ke lekuk dasar.
  5. Pintu darurat dapat di pasang di lekuk dasar, jika kedalamannya lebih besar dari 2.50 meter. Ukuran pintu 0.6 m (lebar) x 1.20 m (tinggi) membuka arah kedalam. Pintu tesebut dapat dibuka dari dalam dengan grandel, sedangkan dari luar dibuka dengan kunci khusus.
  6. Lantai lekuk dasar harus datar. Tonjolan pada bagian lantai dibolehkan, jika diperlukan untuk tumpuan (buffer stand). Legokan pada lantai dibolehkan pada daerah tertentu saja, agar tidak mengganggu dan dimaksud untuk mengumpulkan air.
  7. Untuk ruang luncur yang berjejer dimana lekuk dasar berbeda kedalamannya, maka :
  8. Jika selisih kedalamannya lebih besar dari 1,0 meter, harus dipasang dinding pemisah pelindung setinggi minimal 1,50 meter.
  9. Jika selisih kedalamannya lebih kecil dari 1,0 meter, maka cukup dipasang pagar (railing) setinggi minimal 0,6 meter.

 

komponen lift

 

error: