Category Archive Blog

ByNikisae Elevator

Model lift rumah dan berbagai standar ukuran

model lift rumah home-elevator

Model lift rumah atau home lift memikiki banyak variasi yang telah disediakan oleh produsen lift, baik lift rumah kecil atau mini lift rumah hingga yang model lift yang exclusive, sehingga anda yakin untuk mendapatkan lift yang sempurna, yang sesuai dengan kebutuhan pribadi anda, desain rumah, dan anggaran. Banyak sekali model lift rumah yang ditawarkan, mulai dari model lift rumah yang sederhana hingga model lift rumah paling rumit yang dirancang menyesuaikan pilihan anda. Dan lift rumah/home lift didesain dan dirancang untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama dan bisa diandalkan.

Anda bisa memilih berbagai model dan desain mini lift rumah yang paling sesuai dengan rumah anda. Setiap model lift rumah menawarkan pilihan dan fitur yang berbeda, sehingga akan lebih nyaman dan mudah digunakan. Yang termasuk fitur standar lift rumah yaitu alarm darurat, pintu swing manual, emergency stop, emergency light, telepon, door interlock, speed governor, Lampu otomatis off, dsb.

Spesifikasi standar ukuran lift rumah:

spesifikasi home elevator

KENAPA MEMILIH KAMI??

1. KEAMANAN DAN KEHANDALAN
Semua komponen terkait kontrol mulai dari sirkuit kontrol hingga inverter dikembangkan secara independen oleh fuji, sehingga operasi elevator yang sangat andal dapat dilakukan. Ketika sistem kontrol elevator dirangkai dengan teknologi fuji, bagian-bagian komponen yang andal mendeteksi kemungkinan terjadinya kerusakan elevator, ia beroperasi untuk menjaga operasi lift stabil dan efisien.

2. HEMAT ENERGY DAN RAMAH LINGKUNGAN
Di lift fuji, mesin traksi gearless dengan motor sinkron magnetik permanen memastikan konsumsi daya yang rendah. Selain itu, unit regeneratif tenaga listrik yang dilengkapi antara pengontrol lift dan catu daya menghemat konsumsi listrik di gedung. Fuji berkontribusi pada masyarakat global dengan menyediakan produk-produk yang peduli lingkungan, merefleksikan 70 tahun pengetahuan mereka dan teknologi yang terakumulasi melalui pembuatan elevator.

3. KENYAMANAN
Di bawah desain Fuji tech, tombol yang baru diadopsi untuk perlengkapan pengoperasian elevator sangat terlihat dan benar-benar dapat dikenali, dan angka serta huruf yang ditampilkan pada tampilan yang disempurnakan secara estetika dapat dengan mudah dilihat dan dibaca. Juga, berbagai gaya untuk dekorasi interior elevator dan lantai pendaratan memberikan para penumpang pengalaman berkendara yang luar biasa dan nyaman.

4. SERTIFIKASI
Standar baru lift EN81-20 dan EN81-50 telah dirilis oleh Komite Eropa untuk Standardisasi, membuat standar EN81-1 dan EN81-2 sebelumnya tidak berlaku. Persyaratan untuk produksi dan pemasangan elevator dinyatakan dalam EN81-20, persyaratan untuk inspeksi dan pengujian komponen mereka di EN81-50. Menanggapi rilis ini, spesifikasi elevator Fuji telah diperbarui

5. KEPUASAN PELANGGAN
Staf kami menjamin kualitas produk, layanan servis & perawatan dan after sales service

 

Ada pertanyaan? Hubungi kami sekarang:
PT. NIKISAE TORINDO PERDANA
Jl. Bhayangkara Pusdiklantas No. 73
Buaran, Pakujaya, Serpong Utara, tangerang Selatan,
Banten 15324
Tel:0812 8836 9098

 

ByNikisae Elevator

Ketahui 4 faktor penting sebelum pasang lift penumpang

harga-liftDalam mencari lift penumpang (passenger elevator) bagi sebagian orang mungkin tidakl mudah. Berikut ini saya akan memberikan tips beberapa hal yang perlu anda ketahui, ketika anda ingin pasang lift penumpang /passenger lift. Disini kami akan mencoba berbagi mengenai hal apa saja yang perlu kita ketahui sebelum pasang lift penumpang/passenger lift.

Ada 4 faktor penting yang yang perlu anda ketahui ketika ingin membeli lift penumpang, yaitu:

1. Kapasitas penumpang lift.
Kapasitas penumpang lift ditentukan berdasarkan pada jumlah penumpang lift, biasanya kapasitas lift penumpang dimulai dari 6 – 24 orang.
Dalam hal ini sebaiknya anda memperhitungkan kapasitas lift dengan matang berdasarkan perhitungan trafic pada jam sibuk dan jam sepi. Untuk gedung tinggi dengan populasi yang banyak membutuhkan perhitungan trafic analisis yang mendalam untuk mendapatkan kapasitas lift passenger yang ideal.

2. Jumlah lantai 
Pada beberapa design lift passenger ada yang hanya melayani lantai tertentu walaupun lift tersebut berjalan sampai lantai paling atas. Hal ini akan mempengaruhi banyaknya entrance yang harus dibuat.

3. Bahan & Interior lift Penumpang
Walaupun hanya sekilas interior lift penumpang juga bisa mewakili gedung tersebut. Karena design interior dan suasana lift passenger yang dihasilkan cukup mengingatkan, apakah hanya dengan finishing cat, stainless hairline, stainless mirror, stainless etching atau dengan design khusus. Design interior lift passenger ini akan mempengaruhi harga terhadap lift passenger tersebut.

4. Ada atau tidaknya Ruang Mesin
Ada beberapa design lift passenger yang tidak memeerlukan ruang mesin atau lift Machine Roomless/ MRL, hal ini akan sangat membantu bagi anda yang tidak mempunyai ruang extra untuk membuat ruang mesin diatap.

Demikianlah hal-hal yang perlu anda pertimbangkan ketika ingin mencari lift passenger, semoga bermanfaat.

ByNikisae Elevator

Tips cara melakukan perawatan lift penumpang

modernisasi passenger liftDengan mengadakan pemeriksaan secara teratur dan berkesinambungan, serta dilaksanakan oleh tenaga-tenaga ahli dan berpengalaman dibidangnya, maka akan didapatkan hasil yang sangat memuaskan, terutama dalam hal pelayanan.

Dengan tenaga-tenaga ahli, maka akan dengan mudah menemukan part-part yang telah aus, dan waktunya untuk diganti, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kemacetan-kemacetan yang disebabkan oleh faktor umur dari peralatan-peralatan tersebut.

Dengan pemerikasaan yang teratur dan juga dilakukan pelumasan pada bagian-bagian yang perlu secara tepat, maka daya guna peralatan ini akan menjadi maximum.

Berikut ini akan kami uraian cara-cara perawatan:

A. Pemeliharaan Peralatan Lift di Ruang Mesin

1. Controller

  • Sekring/ Fuse
  • Periksa semua sekring termasuk sekring induk. Jangan sekali-sekali menggunakan sekring yang lebih besar dari aslinya dan juga jangan sekali-sekali menyambung sekring dengan kawat, periksa juga kli-klip tersebut benar-benar kencang.
  • Kabel-kabel, periksa terminal-terminal , kencangkan baut-baut yang kelihatan kendur.
  • Periksa terminal-terminal pada tahanan, kencangkan mur-murnya, jika kelihatan kendur.

2. Motor Penggerak

  • Periksa terminal-terminal sambungan kabel-kabel pada motor.
  • Periksa pelumasanya, tambah atau ganti jika perlu.

3. Rem Motor

  • Periksa cara kerjanya, penyetalan yang baik akan memberikan umur yang maximum pada peralatan rem.
  • Sepatu Rem
  • Periksa dan ganti jika telah aus dan tipis, juga perhatikan apakah ada oli yang menempel pada rem karena ini dapat mempengaruhi cara kerja dari rem. Sepatu rem tidak boleh kena oli.
  • Periksa semua bagian-bagian yang bergerak, terutama pin-pin dan baut-baut serta nut-nutnya, kencangkan jika kendor, dan berikan pelumasan jika perlu.

4. Sheave (Roda penggerak)

  • Periksa roda penggerak terutama alurnya, periksa juga baut-baut pengikatnya serta berikan grease pada bearing-bearingnya.

5. Governor

  • Periksa baut-baut dan nut-nutnya, kencangkan jika  kendur, lumasi bagian-bagian yang perlu sesuai dengan kebutuhan dan jadwalnya. Segera ganti jika ada peralatan-peralatan yang aus dan juga saatnya diganti. Periksa juga kabel bajanya harus dalam kondisi yang baik.

Demikianlah cara perawatan spare part lift penumpang di ruang mesin, dan nantikan postingan kami selanjutnya yaitu cara perawatan spare part lift penumpang di kereta lift, semoga bermafaat.

ByNikisae Elevator

Cara menghidupkan dan mematikan lift/elevator yang baik

Karena fungsi lift adalah untuk transportasi, agar setiap saat dapat dipergunakan maka sebetulnya lift tersebut tidak usah dimatikan. Jika lift tidak dipakai, maka ia akan berhenti dengan pintu keadaan tertutup.

Berikut ini akan kami uraian cara-cara menjalankan dan mematikan lift:

A. Cara Menghidupkan Lift.

Sebelum lift dihidupkan harap diperiksa terlebih dahulu hal-hal berikut ini:

  1. Pada mesin yang menggunakan gear, periksa minyak pelumas pada gear box melalui pipa penduga (letak disamping mesin). Pada keadaan berhenti, oli pada pipa penduga 2,5 cm dibawah permukaan pipa penduga.
  2. Perhatikan part-part yang ada di controller apakah ada benda-benda asing yang mungkin dapat mengakibatkan lift tidak jalan.
  3. Periksa tacho generator atau encoder terutama pada bagian-bagian yang bergerak (gear, proximity dll) agar bebas dari benda-benda asing yang mungkin dapat menimbulkan kerusakan pada part-part tersebut.
  4. Periksa hoist rope (kabel baja penggantung) harus dalam kedudukan yang baik, dan tidak ada benda-benda asing yang mengganggu.
  5. Jika pintu kereta dalam keadaan terbuka, maka periksalah switch di dalam kereta, harus berada dalam keadaan “ON” dan juga harus diperiksa apakah ada benda-benda yang berada dalam daerah pintu tersebut yang mungkin mengakibatkan kemacetan.
  6. Jika semua hal tersebut diatas dalam keadaan yang sebetulnya, maka main switch bisa dipindahkan pada kedudukan “ON” dan lift akan berjalan.

B. Cara Mematikan Lift

Seperti yang telah kami sebutkan bahwa sebetulnya lift jika tidak dipergunakan dalam jangka waktu yang relatif singkat, lift tersebut tidak usah dimatikan. Namun jika misalnya dalam malam hari lift tidak dipakai maka dapat juga dimatikan.

Jika mau dimatikan untuk jangka waktu yang lama, maka sebaiknya lift dimatikan di lantai yang paling atas. Hal ini penting karena beban  imbang lebih berat dari beban kosong.

Dibawah ini kami jelaskan bagaimana cara mematikan lift:

Panggil lift ke lantai paling atas, setelah lift berhenti dan rata dengan lantai luar, matikan main switch diruang mesin (dalam hal ini perlu dipastikan bahwa didalam lift tidak ada penumpang).

Sebaiknya mematikan lift dalam keadaan pintu tertutup dan jangan merubah posisi switch yang ada di dalam kereta.

Demikianlah cara-cara menghidupkan dan mematikan lift, semoga bermanfaat.

ByNikisae Elevator

Nama-nama spare part Lift/Elevator dan fungsinya-bagian 2

componen elevatorPosting kali ini adalah lanjutan dari postingan yang lalu yang berjudul “Nama-nama spare part Lift/Elevator dan fungsinya-bagian 1”, langsung saja saya akan jelaskan secara singkat.

Peralatan pada sistem lift berikutnya yaitu:

B. Peralatan Yang Terletak didalam Hoistway

Komponen yang terdapat didalam hoistway yaitu:

1. Rail-rail pengantar untuk Kereta dan beban imbang.

Rail-rail ini dipegang oleh bracket-bracket yang dipasang ke dinding beton pada jarak-jarak tertentu sesuai dengan instruksi pabrik. Jika ruang luncur terdiri dari kerangka baja, maka bracket-bracket dipasang tegak lurus dari dasar pit sampai dibawah slap ruang mesin.

2. Kereta Lift/ Cabin Lift.

Pada kereta lift terdapat kelengkapan- kelengkapan antara lain:

  • Panel panggil (Car Operating Panel). Disini terdapat tombol-tombol panggil sesuai dengan jumlah lantai yang dilayani.
  • Tombol-tombol pintu, baik untuk membuka maupun menutup (door open & door close).
  • Tombol-tombol intercom, emergency, dan switch-switch lampu maupun fan.

Tepat diatas pintu kereta terdapat lampu penunjuk posisi kereta dan penunjuk arah jalanya kereta. Diatas ceiling kereta terdapat lampu-lampu penerangan dan kipas angin yang berfungsi sebagai ventilasi, tombol-tombol inspeksi (dipakai pada saat service).  Dan pintu kereta dimana penggerak-nya diatur secara otomatis oleh motor pintu yang dipasang diatas kereta.

3. Pintu-pintu Raung Luncur

Pada tiap-tiap lantai pemberhentian, terdapat pintu luar lift. Pada masing-masing pintu terpasang kontak-kontak pengaman electric maupun mekanik.

Jika salah satu pintu luar terbuka maka kereta lift tidak akan dapat jalan. Pintu luar akan terbuka secara otomatis, jika kereta berhenti tepat pada lantai tersebut.

Membuka dan menutupnya pintu luar serempak dengan  membuka dan  menutupnya pintu kereta melalui peralatan khusus. Jika kereta lift tidak ada pada lantai tersebut maka pintu luar tidak akan dapat dibuka dari luar kecuali dengan alat lunar key/ kunci khusus pintu lift.

4. Switch-switch pengaman

Pada bagian atas dan bawah dari ruang luncur, terdapat switch-switch pengaman electric. Fungsi dari switch ini adalah pengaman baik naik maupun turun.

Pada dasar ruang luncur terdapat bumper baik untuk kereta maupun beban imbang yang berfungsi sebagai pengaman akhir jika switch-switch automatic tidak bekerja.

5. Proximity Switch

Dipasang diatas kereta yang berfungsi untuk mendeteksi posisi kereta dan stoping dari lift.

6.Vane Plate

Dipasang di rail kereta yang berfungsi untuk mengontrol proximity switch.

C. Peralatan Yang Terdapat di Luar Ruang Luncur (dilantai)

Peralatan ini umumnya terdiri dari tombol-tombol panggil baik untuk arah naik maupun turun kecuali pada lantai paling atas, hanya ada  tombol panggil arah turun saja, sebaliknya untuk lantai paling bawah, hanya terdapat tombol panggil arah naik saja. Selain itu terdapat juga lampu-lampu penunjuk arah perjalanan kereta, dan penunjuk panggilan, disamping juga lampu-lampu penunjuk lantai.

Secara umum biasanya semua peralatan tersebut diatas ditempatkan dalam suatu tempat secara terpadu.

Demikian uraian secara singkat mengenai peralatan pada sistem lift, dan tunggu posting kami berikutnya, yang tidak kalah menariknya. Semoga bisa bermanfaat. Salam…

ByNikisae Elevator

Nama-nama spare part lift Lift dan fungsinya-bagian 1

elevator-componenSeperti kita ketahui, bahwa untuk menunjang kelancaran dan hasil guna yang tinggi pada gedung-gedung bertingkat, mutlak diperlukan adanya sarana angkutan vertikal yang memadai, baik  itu lift/elevator maupun escalator.

Pada umumnya peralatan sistem lift terdiri dari 3 kelompok besar yaitu:

  1. Peralatan yang terletak di ruang mesin
  2. Peralatan yang terletak di dalam ruang luncur (hoistway)
  3. Peralatan yang terletak di luar ruang luncur pada tiap-tiap  lantai

Disini akan kami jelaskan secara singkat masing-masing komponen yang terdapat pada sistem lift tersebut, yang pertama yaitu:

A. Peralatan yang Terletak di ruang Mesin yaitu:

1. Controller (lemari kontrol)

Controller ini berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan kerja dari lift tersebut. Semua permintaan baik itu dari luar maupun dari dalam kereta dicatat dan diolah kemudian akan memberikan instruksi-instruksi agar  lift bergerak, dan berhenti sesuai dengan permintaan.

2. Mesin Penggerak

Terdapat 1 (satu) buah mesin penggerak jenis geared. Pada mesin ini, perputaran dari motor penggerak di-transformasi-kan oleh roda gigi sehingga dari putaran motor yang tinggi dapat berubah ke putaran rendah. Kecepatan maximum dari kereta lift dengan sistem ini adalah meter per-menit.

Pada umumnya mesin penggerak ini terdapat brake (rem) dimana rem ini akan bekerja jika motor penggerak tidak dialiri arus listrik.

3. Tacho Generator atau Rotary Encoder.

Terdapat 1 (satu) buah alat dengan motor lift pada mesin penggerak gunanya untuk mendeteksi putaran motor atau kecepatan lift.

4. Governor

Governor adalah alat pengaman, dimana jika kecepatan kereta lift melebihi batas-batas yang telah ditentukan, maka governor ini akan bekerja dan kereta akan berhenti baik secara electric maupun mekanis.

5. Automatic Rescue Device (ARD)

Bila power supply PLN mendadak mati maka lift akan berhenti disembarang tempat setelah kurang lebih 15 detik ARD akan bekerja untuk menjalankan lift  secara otomatis sampai pada lantai terdekat. Lift akan kembali normal setelah power supply hidup kembali.

Demikian nama-nama peralatan lift/elevator. Tunggu postingan kami selanjutnya, yaitu: “Nama-nama spare part Lift/Elevator dan fungsinya-bagian 2”

error: