Cara Kerja Sistem Pengaman Lift/Elevator – bagian 1

ByNikisae Elevator

Cara Kerja Sistem Pengaman Lift/Elevator – bagian 1

over speed governorLift adalah satu-satunya pesawat angkut manusia yang pada saat operasinya tidak dikemudikan atau dioperasikan oleh manusia sehingga semua penumpang lift sepenuhnya tergantung pada kehandalan dari teknologi lift itu sendiri. Oleh karena itu keyakinan akan berfungsinya alat pengaman pada saat operasi merupakan hal yang paling utama.

sebagian peralatan pengaman pada lift dipasang secara serial, sehingga apabila salah satu alat tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya seluruh pesawat lift tersebut akan mati dan tidak dapat dioperasikan sampai dengan alat pengaman tersebut difungsikan kembali.

Adapun peralatan pengaman tersebut dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan tempatnya, yaitu:

1. Alat pengaman di ruang masin
2. Alat pengaman di ruang luncur
3. Alat pengaman di kereta
4. Alat pengaman di pit

Baiklah akan saya jelaskan satu persatu alat pengaman tersebut.

A. Alat pengaman di ruang Mesin

Alat pengaman di ruang mesin dapat digolongkan menjadi 2 (dua) bagian, yaitu:

  1. Alat pengaman bersifat listrik.
  2. pengaman mekanik

Oleh karena pengecekan alat pengaman bersifat kelistrikan memerlukan keahlian khusus dan hampir kesemuanya didalam kontrol panel, maka tidak akan kita bicarakan dipostingan ini. Yang akan kita bicarakan yaitu alat pengaman yang bersifat mekanik.

Alat pengaman mekanik yang ada di ruang mesin antara lain:

1. Speed Governor

a. Fungsinya: Untuk mendeteksi kecepatan lebih (arah turun) dan mengaktifkan mekanis pengaman yang ada di kereta (safety device). Biasanya alat tersebut telah diset dari pabrik pada 110% & 115% dari kecepatan nominal lift.

b. Cara kerja: Puli governor dihubungkan dengan kereta dan mempunyai sistem bandul yang akan bekerja berdasarkan kecepatan centrifugal akan mengaktifkan suatu mekanisme yang dapat mengunci rope governor sehingga tali baja (rope governor) menarik safety block (safety gear) yang berada di kereta dan menguncinya sehingga kereta terkunci pada rel.

Alat ini juga dihubungkan dengan rangkaian pengaman elektrik yang akan bekerja pada kecepatan 110% dari nominal kecepatan lift. Sehingga sebelum pengaman mekanik bekerja, speed governor akan memutus arus listrik yang ada di panel control dan selanjutnya alat pengaman mekanik bekerja.

2. Rem Mekanik

a. Fungsi: Untuk memastikan lift berhenti

b. Cara kerja: Rem ini bekerja berdasarkan pegas yang dipasang pada dudukan sepatu rem yang cara pembukaanya digerakkan oleh koil rem yang dialiri arus listrik DC (biasanya 110 Vdc). Semua peralatan pengaman dihubungkan dengan coil rem ini. Pada saat motor traksi mati maka rem ini akan menutup. Untuk membuka rem ini (saat darurat) diperlukan peralatan khusus yang biasanya disediakan di ruang mesin.

Sistem pengaman lift yang lain akan kami bahas dipostingan selanjutnya, yaitu: “Cara Kerja sistem Pengaman Lift – bagian 2”.

About the author

Nikisae Elevator administrator

PT. NIKISAE TORINDO PERDANA | Constractor and distributor Elevator Lift, Escalator and Spare parts

Leave a Reply

error: