Pengelompokan jenis penggerak lift secara mekanikal penggerak dapat dikelompokan menjadi 2(dua) kelompok, yaitu:
- Lift Traksi dengan roda gigi (Geared Elevator)
- Lift Traksi tanpa roda gigi (Gearless Elevator)
Perbedaan kedua jenis tersebut menurut Mechanical & Electrial for Building, Mc Guiness-Stein-Reynolds, edisi ke 6, membedakan juga kecepatan nominal, dan dibedakan sebagai berikut:
| Subyek |
Ketinggian |
Kecepatan |
Kontrol |
Life time |
Pemeliharaan |
Initial cost |
Smoothness |
| Geared |
50~150
50~175 |
50~200
50~350 |
Rheostatic VV |
30~40 years |
Medium |
Low medium |
Low medium |
| Gearless |
Above 400 |
400 and Up |
Variable Voltage |
indefinite |
Low |
High |
High |
Sumber: Mecahnical & Electrical for Building, Mc Guiness-Stein-Reynolds, 6”. Edition, A Wiley Trans
Apabila dilihat dari jenis motor penggeraknya lift traksi selanjutnya
masih dapat digolongkan menjadi:
- Lift dengan motor penggerak jenis motor AC (Alternating Current)
- Lift dengan motor penggerak jenis motor DC (Direct Current)
Sebagai kelaziman sampai dengan awal tahun 90-an, lift-lift berkecapatan rendah (45MPM s/d 210MPM, atau kurang) biasanya menggunakan jenis traksi beroda gigi (Geared) dengan motor penggerak motor AC. Sedangkan lift-lift berkecapatan tinggi biasanya mempergunakan traksi tanpa roda gigi (Gearless) dengan motor penggerak motor DC.
Namun demikian perbedaan jenis motor penggerak berdasarkan kecepatan seperti tersebut diatas sudah mulai kabur/ ditinggalkan, karena lift, dengan motor penggerak jenis motor AC generasi terbaru yang menggunakan system VVVF, sudah dapat mencapai kecepatan lebih dari 240MPM. ( Catatan : Kecepatan lift yang sudah terpasang saat ini 700MPM oleh Mitsubishi dan saat ini sedang dipasang oleh Toshiba, lift dengan kecepatan 1000MPM)