Melanjut postingan saya yang kemarin, yang berjudul ” Bagian-bagian komponen lift ditinjau dari sistem transportasi-bagian 1″
Pada postongan kali ini sengaja saya memposting sedikit tentang perkembangan teknologi lift penumpang/passeneger lift. Agar sedikit tahu bagaimana awalnya lift penumpang atau passenger lift dibuat. Baiklah kita lanjukan sekarang…
Sejak tahun 1955 pesawat lift penumpang/passenger lift sudah dilengkapi dengan peralatan atau aparatus “electronic” seperti rectifier, transistor, electronic vacum-tube, semi-conductor, dan sebagainya. Secara umum “electric control” berubah menjadi “electronically controlled” operation.
Maka istilah-istilah seperti berikut ini timbul:
1. Electronic call button
2. Electronic detector
3. Electronic digital indicator
4. Electronic decoder
5. Electronic chime
6. Electronic speech synthesizer
7. Electronic display
Seorang attendant tidak diperlukan lagi, karena pesawat lift sudah tahu apa tugasnya, bahkan seorang attendant akan mengurangi kinerja lift, karena kerja lift lebih mementingkan efisiensi kelompok. Jika ada seorang attendant dipasang didalam kereta, maka dia lebih cenderung bertugas untuk mengelu-elukan tamu. Di Jepang dikenal dengan nama girl starter.
Dan pada lift modern dilengkapi dengan aparatus yang sama sekali tidak ada hubungannya dengann operasi lift. Kalaupun ada hanya sedikit atau diragukan manfaatnya. Diantaranya yaitu:
1. Information display
2. Speech synthesizer
3. Close circuit TV
4. Addressing systems (public address)
Terakhir semua komponen lift harus diproduksi mengikuti standar nasional. Pesawat lift yang diimport, mengikuti standar negara asalnya, umpamanya merk dagang dan USA mengikuti ASME 17.1 dari Jepang mengikuti JIS, dari Eropa mengikuti EN.81, dan SNI di Indonesia dibuat berdasarkan ASME dan BSI, yang isinya cukup memenuhi kebutuhan, mendukung mutu dan keselamatan.
Sekian dulu posting dari saya jika bermanfaat silahkan di-like dan di-share agar semua orang tahu tentang bagaimana teknologi lift /elevator. “BUDAYAKAN LIKE DAN SHARE JIKA BERMANFAAT”