Fungsi dan cara kerja alat pengaman governor lift terpisah dari cara bekerja motor penggerak lift. Peralatan pengaman kecepatan lift ini terdiri dari :
1. Governor sebagai pengindra dan pembatas kecepatan/kelajuan lift.
2. Dasar pengaman kereta lift (safety block), yang berada langsung dibagian bawah rangka car/kereta lift di kiri dan kanan (pada produk tertentu dipasang pada bagian atas rangka).
3. Tali baja governor.
4. Roda teromol sebagai pengatur tegangan tali baja governor yang berada di lekuk dasar (pit). Lift berkecepatan tinggi (120 m/m keatas) pengaturan tegangan dengan pegas dan peredam hidrolis yang dipasang pada rangka teromol.
Cara kerja:
Tali baja governor, bergerak diantara roda penegang (tension sheave) dan roda governor dan kedua ujung dari kabel baja tersebut diikatkan pada tangan (stang) penggerak rem pada rangka kereta, sehingga pasak atau rem kiri dan kanan bekerja sekaligus serempak.
Dalam keadaan normal, pesawat pengaman tidak mempengaruhi jalannya lift, kecuali jika kecepatan lift melampaui batas kecepatan tertentu, dengan prosentase sesuai daftar tersebut dibawah.
Sistim pengaman ini bekerja dengan dua tahap sebagai berikut :
1. Pada tahap pertama, apabila awal mula terjadi kecepatan lebih (lihat daftar) lift dalam keadaan turun, maka governor akan membuka sakelar OS pemutus arus listrik ke motor penggerak lift, dan memberhentikan lift.
2. Apabila OS (Overspeed Switch) tidak sempat bekerja dan kereta lift tetap melaju dengan kecepatan terus meningkat, maka governor akan tersentak menyebabkan rahang governor menggigit tali baja, selanjutnya menyebabkan tangan-tangan menarik rem masuk ke dalam rumah (blok) serta menjepit rel pengantar. Lift akan berhenti pada jarak lintas tertentu. Berhentinya dibantu oleh pegas yang ada pada blok rem/pasak. Lihat daftar jarak lintas perhentian merosot. Bersamaan dengan peristiwa tersebut saklar SOS (Safety Overspeed Switch)
