component elevator

component elevatorLanjutan…Nama-nama komponen utama pada Elevator

B. Ruang Luncur (Shaft, Hoistway)

Ruang luncur adalah lubang lintasan dimana kereta tersebut bergerak naik dan turun. Lubang ini harus merupakan lubang tertutup dan tidak ada hubngan langsung ke ruang diluarnya (kecuali untuk lubang 2 buah lift yang berdampingan).

  1. Ruang Luncur (Shaft, Hoistway)

Lubang lintasan kereta lift yang bebas hambatan antara pit sampai pada bagian lantai bawah ruang mesin lift.

  1. Rel (Guide Rail)

Profil baja khusus pemandu jalanya kereta (car) dan bobot pengimbang (counterweight). Ukuran rel untuk kereta biasanya lebih besar daripada rel untuk bandul pengimbang.

Terpasang tegak lurus dari bawah sampau keatas.

  1. Sakelar batas lintas (Limit Switch)

Ada 2 (dua) jenis sakelar batas lintas, yaitu untuk pembalik arah (direction switch) dan final switch. Biasanya terpasang pada rel kereta, terpasang dibagian atas dan bagian bawah rel. Berfunsi untuk menjaga agar kereta tidak menabrak pit atau lantai ruang mesin.

  1. Pelat Bendera (Floor Vane)

Dipasang pada rel yang berfungsi untuk mengatur pemberhentian kereta pada lantai yang dikehendaki dan mengatur pembukaan pintu pendaratan (landing door). Untuk jenis tertentu landing vane ditiadakan dan diganti dengan pulsa detector (encoder) di kamar mesin.

  1. Pintu pendaratan (Hall Door)

Terdiri dari beberapa bagian, antara lain: door hanger, door sill, dan door panel. Berfungsi untuk menutup ruang luncur dari luar. Pada hall door ini dipasangkan alat pengaman secara seri shingga apabila salah satu pintu terbuka lift dapat dijalankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *