door operator

Lanjutan…Alat Pengaman Elevator dan Cara Kerjanya

C. Alat Pengaman di Kereta

1. Door Contact2 panel soor operator SO

a. Fungsi : Untuk mengunci pintu kereta.

b. Cara Kerja : Tidak seperti pada hall door, penguncian pintu kereta dilakukan pada door motor penggerak pintu. Pada alat ini juga dipasang rangkaian kontak listrik yang dipasang seri dengan alat pengaman yang lain.

microscan weco2. Door Edge dan Photo Cell (Microscan)

a. Fungsi : Untuk menghindarkan penumpang terjepit pintu.

b. Cara Kerja : Kedua alat ini dipasang pada pintu kereta, yang mempunyai rangkaian kontak listrik yang dipasang seri dengan alat pengaman lain. Rangkaian ini akan terputus apabila door edge masuk atau photo cell (microscan) terhalang oleh sesuatu benda atau penumpang lift itu sendiri. Pada kasus tertentu dipergunakan sistem yang mempergunakan medan magnet dll.

3. Over load Device

a. Fungsi : Untuk menahan lift agar tidak jalan apabila terjadi muatan lebih.

b. Cara Kerja : Alat ini dipasang dibawah atau diatas kereta atau diruang mesin. Juga mempunyai rangkaian kontak listrik yang dipasang seri dengan alat pengaman yang lain. Rangkaian ini akan terputus apabila terjadi beban lebih.

4. Emergency Exit (man hole)

a. Fungsi : Untuk mengunci motor traksi apabila terjadi proses evakuasi keatas kereta.

b. Cara Kerja : Rangkaian kontak listrik dipasangkan pada pintu emergency diatas kereta. Kontak akan terputus apabila pintu emergency dibuka.

5. Safety Gear (safety block)safety block

a. Fungsi : Untuk menghentikan kereta apabila terjadi kecepatan lebih kearah bawah.

b. Cara Kerja : Alat ini dipasang 2 (dua) buah, masing-masing dipasang dibagian bawah kiri dan kanan kereta. Alat ini bekerja berurutan dengan bekerjanya speed governor diruang mesin.

6. Rope switch (optional)

a. Fungsi : Untuk menahan lift agar tidak jalan apabila ada wire rope yang rusak.

b. Cara Kerja : Alat ini dipasang diatas kereta atau diruang mesin. Juga mempunyai rangkaian kontak listrik yang dipasang sei dengan alat pengaman yang lain. Rangkaian ini akan terputus apabila salah satu rope kendor atau putus.

D. Alat Pengaman di Pit

1. Governor pit switch

a. Fungsi : Untuk memutus rangkaian pengaman apabila governor rope terjadi kelainan.

b. Cara Kerja : Merupakan rangkaian kontak listrik yang dihubungkan dengan alat pengaman lain. Kontak akan terputus apabila posisi bandul tidak memenuhi persyaratan operasi.

2. Buffer

a. Fungsi : Meredam tenaga tumbukan bandul pengimbang pada saat over travel/ jatuh.

b. Cara Kerja : Seperti shock absorber.

3. Compensating Switch (Bila diperlukan)

a. Fungsi : Untuk memutuskan rangkaian pengaman apabila compensating sheave terjadi kelainan.

b. Cara Kerja : Seperti governor switch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *